42 Tugu Persilatan Dirobohkan, Dandim: Jangan Didokumentasikan WONOGIRI – Para

42 Tugu Persilatan Dirobohkan, Dandim: Jangan Didokumentasikan

WONOGIRI - Para

42 Tugu Persilatan Dirobohkan, Dandim: Jangan Didokumentasikan

WONOGIRI – Para anggota organisasi perguruan persilatan di Wonogiri akhirnya mau merobohkan tugu simbol perguruan silat mereka. Kesepakatan perobohan tugu itu dilakukan pascabentrok dua kubu massa organisasi persilatan yang terjadi awal Ramadan ini.

Selama proses perobohan yang dilakukan Sabtu (1/6), mereka didampingi pihak keamanan dari TNI/Polri, Satpol PP dan pemerintah desa/kecamatan setempat.
Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti mengatakan, perobohan tugu itu merupakan kesepakatan antara jajaran Forkompimda dan seluruh organisasi persilatan di Wonogiri. Ada 42 tugu simbol organisasi persilatan yang dirobohkan mandiri oleh anggota organisasi masing-masing. “Sampai Sabtu (1/6) malam, sudah 42 yang dirobohkan. Terdiri dari PSHT 24, PSHW 15, dan Kera Sakti 3,” kata Uri Nartanti.
Menurut kapolres, perobohan dilakukan untuk meminimalkan potensi kerawanan keamanan. “Ya dari 108 (tugu yang ada, Red), baru 42. Masih proses semua. Nanti perkembangan akan dilaporkan oleh masing-masing polsek,” katanya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf M. Heri Amrullah meminta agar selama proses perobohan tugu, tak perlu didokumentasikan. Baik itu dalam bentuk foto atau video. Bahkan, tak perlu diunggah ke media sosial.

Sebab, belajar dari pengalaman bentrok beberapa waktu lalu, semua berawal dari rekaman video yang viral dan tak bisa dipertanggungjawabkan. “Video atau foto saat perobohan sangat rentan dijadikan hoax untuk melakukan provokasi. Perkara simbol organisasi persilatan adalah perkara yang sensitif,” papar Heri Amrullah. (kwl/ria)
.
🔄#radarsolo
.
#tugupersilatan #dirobohkan #pascabentrok
#radarsolo #jawaposradarsolo #wonogirikeras #wonogiri

Sumber Berita